Advertise

 
Jumat, 15 Agustus 2014

3 Maling Berhasil Ditangkap oleh Warga Bukit Karang Tuban

0 komentar


Berita Tuban - Tiga Orang Maling Berhasil ditangkap oleh warga Bukit Karang pada Hari Jum'at tanggal 15 Agustus 2014. Nasib sial menimpa maling yang belum berhasil melakukan aksinya, tapi malah tertangkap duluan oleh massa di Perumahan Bukit Karang.

kejadian berTKP di perumahan bukit karang Tuban dan berlangsung sekitar jam 16.00 WIB.

kejadian bermula saat 3 kawanan pemuda itu melancarkan misinya di daerah karang indah, tepatnya di Quick chicken resto sebelah taman kanak2 di depan kantor Dinas Inspektorat Tuban Belum jelas apa sebenarnya yg akan di gondol oleh 3 kawanan tersebut, di duga akan mencuri sepeda motor yg terparkir di depan quick chicken resto, namun ada warga yang mengetahui dan langsung memergoki mereka bertiga dan terjadi kejar mengejar dari Depan Quick Chicken Resto sampai ke Perumahan Bukit Karang. orang yang mengejar berteriak maling hingga warga bukit karang pun keluar dan menangkap si maling pertama yang jatuh beserta sepeda motornya di pertigaan dan kedua temannya sempat lari ke arah lapangan perbatasan karang indah dan ditemukan bersembunyi disemak-semak. lalu ditarik ke pertigaan dan merasakan hajaran massa yaitu warga bukit karang.

kebrutalan massa setempatpun memuncak setelah mengetahui helm yg di bawa adalah bukan miliknya melainkan milik orang yg sepeda motornya tidak jadi di gasak oleh maling naas tersebut Hingga berita ini kami publikasikan, 3 kawanan tersebut telah di amankan langsung oleh polres setempat, walaupun sempat mencicipi tragisnya pembantaian yg di lakukan oleh warga sekitar

Ini bukan pertama kali warga bukit karang berhasil menangkap maling, tapi sering sekali mereka menangkap para maling dan menjadikan perumahan mereka menjadi aman.

Terima Kasih untuk Lulus Roman Meidhika Reporter Apa Kabar Tuban Korespondensi Montong Melaporkan & Sugianto Parlan Korespondensi Merakurak MELAPORKAN.


Baca Selengkapnya...

3 Pekerja Tertangkap Mencuri di PT Holcim Tuban

0 komentar

Berita Tuban - Sebanyak tiga orang warga yang menjadi pekerja Pamswakarsa di pabrik PT Holcim Indonesia Tbk harus mendekam di sel tahanan Polres Tuban, pasalnya mereka tertangkap setelah melakukan pencurian besi baja dan juga kabel di perusahaan itu, Jumat (15/08/2014).

Tiga pelaku pencurian besi baja dan kabel yang tertangkap melakukan pencurian besi baja dan kabel adalah Parno (42), asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Subandi (42), warga Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo dan Darum (36), warga Desa Sawir, Kecamatan Tambakboyo, Tuban.

Aksi pencurian besi baja dan juga kabel bernilai puluhan juta rupiah tersebut dilakukan oleh pelaku di dalam lokasi pabrik Semen Holcim tersebut. Saat melakukan pencurian mereka berjumlah lima orang, namun dua pelaku masih buron.

Dari informasi yang dihimpun, kejadian pencurian di dalam lokasi pabrik PT Holcim tersebut berawal saat keempat pelaku yakni KR (DPO), ZN (DPO), Darum, Subandi dan Parno melakukan pengamanan di lokasi Preharter PT Holcim yang berada di Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, Tuban.

"Pada saat melakukan pengamanan itu, mereka telah sepakat untuk melakukan pencurian kabel power dan besi baja. Sehingga empat pelaku langsung melakukan pemotongan kabel power yang ada di lokasi pabrik," terang AKP Suharyono, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Mereka, memotong kabel power yang berisikan tembaga tersebut menjadi tiga bagian dengan masing-masing pajang lebih dari satu meter. Setelah berhasil Parno mendapatkan bagian untuk membawa kabel dan besi baja yang berhasil dicuri.

Namun sebelum dibawa pergi, Parno kembali memotong kabel yang berukuran besar tersebut menjadi delapan potongan untuk memudahkan saat membawa. Potongan kabel dan juga besi baja tersebut kemudian dimasukkan dalam tas untuk dibawa keluar dengan cara melompat pagar.

"Parno membawa keluar barang curian itu dengan cara melompat pagar. Namun saat melompat pagar, ia diketahui oleh anggota security perusahaan yang sedang patroli dan kemudian diserahkan ke Polres," lanjut Kasat Reskrim.

Setelah Parno tertangkap, kedua temannya yakni Darum dan Subandi juga langsung menyerahkan diri ke Polres Tuban karena merasa bersalah. Sedangkan untuk dua pelaku lainnya melarikan diri masih dalam pengejaran petugas.

Untuk barang bukti yang berhasil diamankan dari tangan pelaku berupa delapan potong kabel warna merah, 15 baut baja dan lima buah lempengan besi baja. Selain itu petugas juga mengamankan satu buah gergaji dan pisau chater yang digunakan untuk memotong kabel itu.

"Adapun untuk kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 48 juta. Kini ketiga pelaku sudah kita amankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut dan dua lainnya masih dalam pengejaran," pungkasnya. [mut/but]
Baca Selengkapnya...

Supir Bus Ngawur ditilang Polisi di Tuban

0 komentar

Berita Tuban - Petugas kepolisian dari anggota Satuan Lalu Lintas Polres Tuban menindak tegas terhadap sejumlah kendaraan yang melintas di jalur Pantura Tuban yang ugal-ugalan dan menimbulkan kerawanan terjadinya kecelakaan.

Dalam penindakan yang telah dilakukan selama beberapa hari ini, anggota dari Sat Lantas Polres Tuban telah menilang belasan bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang merupakan berjalan ugal-ugalan dan melanggar aturan lalu lintas di jalan raya, Jumat (15/08/2014).

Penindakan tegas terhadap bus yang biasa berjalan ugal-ugalan tersebut dilakukan oleh petugas kepolisian yang melakukan patroli di jalur-jalur yang rawan terjadinya kecelakaan. Saat mengetahui adanya kendaraan yang melanggar petugas langsung menghentikan untuk ditindak.

"Ini memang menjadi atensi saat ini, terumata untuk kendaraan bus yang ugal-ugalan dan menyebabkan kerawanan kecelakaan akan kita tindak tegas," terang AKP Faqih, Kasat Lantas Polres Tuban.

Kasat Lantas menjelaskan, bahwa selama sekitar satu minggu ini petugas telah berhasil menindak belasan bus rata-rata AKAP yang kedapatan melanggaran lalu lintas baik marka jalan ataupun pelanggaran lainnya. Hal tersebut akan terus dilakukan untuk mencegah terjadi angka kecelakaan di jalur Pantura Tuban.

"Sudah ada sekitar 13 kendaraan bus yang yang kita tilang dengan pelanggaran rata-rata melanggar marka. Tujuannya untuk menekan angka kecelakaan yang bisa menyebabkan banyak korban jiwa," pungkasnya.[mut/kun]
Baca Selengkapnya...
Kamis, 14 Agustus 2014

Tangki Pengangkut BBG Bocor di Jalur Pantura Tuban

0 komentar

Berita Tuban - Sebuah tabung yang berisikan Bahan Bakar Gas (BBG) yang diangkut dengan menggunakan kendaraan truk trailer mengalami kebocoran pada penutup krannya di jalur Pantura Tuban, Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Kamis (14/08/2014).

Akibat peristiwa tersebut membuat sejumlah warga dan juga pengguna jalan tersebut geger. Pasalnya gas yang berasal dari dalam tangki truk trailer tersebut menyembur dan rawan terjadinya ledakan ataupun kebakaran.

Dari sejumlah informasi yang dihimpun beritajatim.com, kejadian bocornya gas itu berawal saat truk trailer pengangkut BBG nopol W 8410 UZ yang dikemudikan oleh Rudi Hermawan (27), asal Desa Gajah, Kecamatan Bourno, Kabupaten Bojonegoro berjalan dari Gresik mau ke Kudus, Jateng.

Selanjutnya, saat sampai di jalan raya Tuban-Surabaya, KM 13 Desa Monihorejo, Kecamatan Widang, dari tangki truk tersebut mengeluarkan gas dengan suara semburan yang keras. Sedangkan pengemudi lain yang ada di belakang truk itu mengetahui gas keluar dari tangki itu.

"Mulainya setelah ada jalan agak jelek setelah jembatan timbang. Tiba-tiba gasnya terlihat mengepul keluar ke atas," ujar Erwin, pengemudi lain yang mengetahui kejadian itu.

Mengetahui kejadian bocornya gas tersebut, pengemudi truk trailer pengangkut gas milik PT Prime Energy Suplay (PES) langsung menepikan kendaraannya. Untuk menghindari kejadian kebakaran atau ledakan kemudian pengemudi menghentikan sejumlah kendaraan yang melintas. 

"Tidak sampai kebakaran. Tadi saya langsung turun menghentikan kendaraan lainnya, ini gasnya langsung habis," ungkap Rudi Hermawan, yang merupakan pengemudi truk pengangkut BBG tersebut.

Ia menjelaskan, jika bocornya gas tersebut akibat dari kran penutup gas tersebut terbuka. Sehingga gas langsung keluar melalui pipa yang mengarah keatas dan membuat gas dengan kapasitas 220 Bar habis menguap. "Tadi keluar asapnya karena tekanan yang tinggi. Jadi sekarang sudah aman karena isinya sudah kosong," lanjutnya.

Dengan adanya peristiwa kebocoran gas tersebut sebanyak dua mobil PMK dari Pemkab Tuban langsung diterjunkan dilokasi untuk melakukan antisipasi. Kini kendaraan trailer tangki BBG tersebut diamankan oleh petugas Sat Lantas Polres Tuban untuk penyelidikan lebih lanjut.[mut/ted]
Baca Selengkapnya...
Rabu, 13 Agustus 2014

Polres Tuban Tangkap Pelaku Pencuri Kabel Tower Seluler

0 komentar

Berita Tuban - Petugas kepolisian dari jajaran Sat Reskrim Polres Tuban berhasil mengungkap dan membekuk dua orang sindikat pelaku pencurian kebal jaringan seluler milik XL yang berada di wilayah Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Rabu (13/08/2014).

Dua pelaku pencurian kabel seluler itu adalah Sunaryo (36) dan Warno (31), keduanya warga Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Keduanya ditangkap setelah terungkap karena telah mencuri besi tower SUTT milik PLN.

"Dalam melakukan aksinya melakukan pencurian itu sebanyak empat orang. Dua sudah kita tangkap, sedangkan yang dua masih dalam pengejaran," terang AKP Suharyono, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Kasat Reskrim menjelaskan, jika selama ini pelaku selalu beraksi mencari lokasi tower telepon seluler yang dalam kondisi sepi. Selanjutnya mereka yang berjumlah empat orang mempunyai peran masing-masing untuk mencuri kabel kuningan yang berukuran besar.

"Modusnya mereka mencuri kabel tersebut dengan cara digergaji. Setelah berhasil mereka mengambil isi kabel berupa kuningan untuk selanjutnya dijual," lanjut mantan anggota Polda Jatim tersebut.

Setiap kilonya pelaku menjual kabel kuningan tersebut kepada pengepulnya dengan harga Rp 50 ribu perkilogramnya. Diduga komplotan tersebut telah beberapa kali melakukan pencurian kabel tower seluler di wilayah Kecamatan Tambakboyo, Tuban.

"Kita masih melakukan pengembangan apakah mereka terlibat pencurian di lokasi yang lain. Untuk barang bukti yang kita amankan berupa kabel, gergaji dan juga tang yang digunakan memotong kabel itu," ungkapanya.

Kini kedua pelaku pencurian kabel tower dan juga pencurian besi tower SUTT tersebut sudah ditahan di Polres Tuban. Dalam kasus tersebut keduanya dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.[mut/ted]
Baca Selengkapnya...

Klenteng Tjoe Ling Kiong Tuban Gelar Ritual Rebutan

0 komentar

Berita Tuban - Guna menghormati para arwah leluhur, Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Tjoe Ling Kiong yang berada di jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Tuban menggelar ritual Sembahyang Sedekah Bumi, Rabu (13/08/2014).

Ritual sembahyang yang dilakukan setiap bulan tujuh tahun imlek tersebut dilakukan oleh para umat dari Tri Dharma. Selain sembahyang dalam ritual tersebut mereka juga menyediakan bunceng yang diperebutkan oleh warga.

"Ritual Sembahyang Sedekah Bumi ini juga bisa kita sebut dengan Sembahyang Rebutan. Kita telah menyediakan bunceng untuk direbut oleh warga," terang Gunawan Putra Wirawan, selaku ketua dari kleteng tersebut.

Pantuan wartawan, pihak kleteng Tjoe Ling Kiong telah menyediakan sebanyak 500 bungkus bunceng yang berisikan nasi dan juga jajanan lainnya. Sedangkan sejumlah warga sudah menunggu di luar pagar kleteng untuk ikut merebut bunceng yang ada.

Rebutan dilakukan setelah para umat Tri Dharma selesai melakukan sembahyang. Warga yang sudah mengantri langsung menyerbu dan saling rebut bunceng yang telah dibungkus dengan menggunakan plastik merah.

"Kita sediakan sebanyak lima ratus bungkus bunceng untuk diperebutkan. Ini merupakan sumbangan dari para umat untuk bersedekah," tambah Gunawan, setelah ritual tersebut.

Gunawan menjelaskan, bahwa ritual rebutan yang digelar tersebut untuk mendoakan dan menghormati para lelulur pendahulu yang sudah tidak didoakan oleh keluarganya atau yang keluarganya tidak ikut sembahyang. 

"Kita mendoakan dan menghormati semua leluhur yang telah ditinggalkan keluarganya. Baik karena sudah lupa ataupun yang keluarganya pindah keyakinan. Kita berharap semua arwah leluhur mendapatkan ketenangan di alam sana," pungkasnya. [mut/but]
Baca Selengkapnya...
Selasa, 12 Agustus 2014

Ada Karnaval Tuban 2014, Jalan Pusat Kota ditutup

0 komentar

Berita Tuban - Petugas kepolisian dari Sat Lantas Polres Tuban menutup sejumlah ruas jalan yang ada di tengah Kota Tuban karena ada kegiatan karnaval budaya yang dilakukan oleh Pemkab Tuban untuk memperingati HUT RI yang ke 69, Selasa (12/08/2014).

Hal tersebut untuk mencegah adanya kemacetan dan juga penumpukan kendaraan di jalan tengah kota Tuban yang dilewati rute karnaval budaya tahun 2014 ini. Para pengendara dialihkan untuk menghindari jalur tengah kota.

Pantuan wartawan di lapangan, sejumlah ruas jalan yang dialihkan tersebut adalah mulai dari sepanjang jalan Basuki Rahmad, jalan Sunan Kalijogo, Jalan Veteran dan jalan Kartini, Kota Tuban. Yang mana jalur tersebut akan dilewati rute karnaval budaya yang menjadi agenda tahunan.

Untuk kendaraan dari arah timur yang akan melintas jalan tengah kota yakni jalan Basuki Rahmad mulai dialihkan dari simpang tiga BPD. Para pengendara baik sepeda motor maupun mobil dialihkan ke selatan dan sampai dengan perempatan kapur yang merupakan jalur utama Pantura Tuban.

"Ini susah kalau mau jalan Basuki Rahmad, karena semua jalan di tutup. Jadi mobil tidak bisa lewat," ujar Andi, salah satu pengguna jalan.

Untuk kendaraan dari arah barat yang akan masuk Kota Tuban sudah mulai ditutup dari perempatan patung. Kendaraan dialihkan ke selatan melalui jalan Dr Wahidin dan ke utara melalui jalan Teuku Umar.

"Tapi untuk masuk jalan Basuki Rahmad sudah tidak bisa sama sekali. Sudah banyak warga berkumpul di perempatan, jadinya jalan tengah kota sudah macet total," lanjut Ali, seorang pekerja yang akan lewat jalan Basuki Rahmad.

Sementara itu, akibat ditutupnya jalan tengah kota lantaran ada karnaval budaya tersebut membuat jalur utama Pantura Tuban mengalami kepadatan arus. Penumpukan kendaraan besar maupun kendaraan pribadi terlihat mulai dari jalan Gajah Mada sampai dengan perempatan patung.[mut/kun]
Baca Selengkapnya...
 
Berita Tuban © 2014 ceaster.com & Ceaster Web. Supported by Ceaster Corp

Portal Berita Online Kabupaten Tuban Jawa Timur 2014