Advertise

 
Selasa, 29 Juli 2014

Warga di Tuban Belum Terima Undangan Coblos Pilpres 2014

0 komentar

Berita Tuban - Sampai H-3 menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres), sejumlah warga di beberapa kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Tuban belum menerima surat undangan untuk pencoblosan dalam pelaksanaan Pilpres pada tanggal 9 Juli 2014.

Bahkan sebagian warga yang ada di beberapa desa di Kabupaten Tuban itu justru banyak yang tidak mengetahui tanggal pelaksanaan Pilpres. Diduga karena kurangnya  sosialisasi dan juga jarangnya kegiatan kampanye di tingkat pedesaan dalam Pilpres tahun 2014.

"Di sini belum ada yang menerima undangan untuk nyoblos," terang Sukawar (48), warga Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Minggu (06/07/2014).

Para warga di Kecamatan Semanding itu menduga baru akan mendapatkan surat undangan untuk pencoblosan pada H-2 pelaksanaan pencoblosan. Tetapi dalam aturannya, surat undangan untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) harus sudah diberikan sebelum pencoblosan.

"Mungkin besuk baru dianter undangannya. Kalau sekarang belum ada, makanya banyak yang gak tahu kalau mau ada coblosan besuk pada hari Rabu," lanjutnya.

Sejumlah warga mengaku kurang antusias dalam pelaksanaan Pilpres 2014, khususnya para orang tua di tingkat pedesaan yang masih belum mengetahui kapan tanggal pemilihan. Selain itu geliat Pilpres kurang semarak dengan pelaksanaan Pemilu Legislatif kemarin.

"Saya malah belum tahu mas, biasanya kalau ada Pilihan Presiden itu ramai. Ini sepi-sepi saja," ujar Warsiti (52), salah satu petani asal Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Tuban.

Selain di wilayah Kecamatan Semanding, warga di Kecamatan Palang, Kecamatan Merakurak, dan juga beberapa kecamatan lainnya yang ada di Tuban juga belum mendapatkan surat undangan untuk mencoblos pada H-3 sebelum pelaksanaan coblosan Pilpres pada 09 Juli 2014 besuk. [mut/but]
Baca Selengkapnya...

KPU Tuban Sosialisasi Pilpres di Tempat Umum

0 komentar

Berita Tuban - Berbagai upaya untuk meningkatkan partisipasi jumlah pemilihan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) yang tinggal beberapa hari lagi terus dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tuban.

Salah satunya ada dengan melakukan sosialisasi di Rest Area yang berada di bekas terminal lama Kabupaten Tuban yang dijadikan sebagai tempat penjual aneka makanan berbuka puasa. Selain itu juga di tempat keramaian seperti pasar, swalayan serta perempatan jalan raya, Jumat (04/07/2014).

Dalam sosialisasi yang berlangsung di Rest Area tersebut, sejumlah petugas dari KPUD Tuban membagikan bunga kepada para pedagang makanan untuk berbuka puasa dan juga para pengunjung yang ada di lokasi tersebut.

"Kita bagikan bunga kepada para pedagang dan warga yang ada di sini. Kita mengingatkan pada warga masyarakat jangan lupa pada tanggal 9 Juli besuk untuk datang di TPS dan memilih presiden dan wakil presiden," terang Yayuk Dwi Agus Sulistyorini, Komisioner KPUD Tuban.

Selain itu, kegiatan sosialisasi Pilpres di sejumlah pasar dan swalayan juga telah dilakukan oleh KPUD Tuban pagi tadi. Adapun kegiatan tersebut akan terus dilaksanakan sampai menjelang hari H pencoblosan dalam Pilpres 2014 ini.

"Sosialisasi dengan cara seperti ini sangat efektif. Karena ini langsung mengena kepada masyarakat dan kita mengingatkan pada warga supaya datang di TPS dan tanggal 9 Juli mendatang," ungkapnya.

Sementara itu, Yayuk menjelaskan pada pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) kemarin tingkat angka golput di Tuban mencapai 24 persen dari DPT. Diharapkan pada pelaksanaan Pilpres 9 Juli 2014 nanti jumlah Golput akan menurun dari pada Pileg.

"Harapan kita jumlah golput akan turun dari Pileg kemarin. Kalau tidak bisa turun ya minimal sama jumlahnya dengan Pileg," pungkas Yayuk, dalam kegiatan sosialisasi di Rest Area Tuban itu.[mut/but]
Baca Selengkapnya...

Antisipasi Bajing Loncat, Polres Tuban Latihan Menembak

0 komentar

Berita Tuban - Guna melakukan antisipasi kerawanan saat pelaksaan arus mudik 2014 ini, petugas kepolisian dari Polres Tuban khususnya dari anggota jajaran Sat Reskrim Polres Tuban berlatih dan mengasah ketangkasan menembak, Jumat (04/07/2014).

Pelaksanaan kegiatan latihan ketangkasan menembak dengan menggunakan senjata laras pendek atau Revolver tersebut sudah dilakukan sejak dua hari terakhir. Yang mana diikuti anggota dari Sat Reskrim dan juga anggota Polsek jajaran Polres Tuban.

"Total anggota yang mengikuti sudah ada 200 orang. Baik dari Reskrim maupun dari masing-masing Polsek," terang Aipda Suharsono, Paur Logistik Polres Tuban.

Tujuan dari kegiatan latihan yang dilakukan secara berkala tersebut adalah untuk meningkatkan ketangkasan anggota dalam membidik sasaran. Yakni mulai dari jarak tembak 25 meter dan jarak tembak 15 meter. 

"Selain meningkatkan ketrampilan dalam menembak, kegiatan ini juga sebagai acuan memperpanjang kepemilikan senjata," lanjutnya.

Sementara itu, IPTU Budi Friyanto, Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Polres Tuban menjelaskan bahwa kegiatan tersebut adalah untuk antisipasi keberadaan bajing loncat maupun tindakan kriminal lain menjelang hari raya nanti.

"Selain melatih ketangkasan kita juga persiapan pengamanan arus mudik dengan antisipasi Bajing Loncat di jalur pantura. Makanya ini ketangkasan anggota dalam menembak kita asah kembali," jelas IPTU Budi Friyanto, yang ikut dalam kegiatan itu. [mut/but]
Baca Selengkapnya...

PT Semen Indonesia Saluran 9.250 Paket Sembako di Tuban

0 komentar

Berita Tuban - Sebagai bentuk partisipasi terhadap warga sekitar pabrik PT Semen Indonesia Tbk yang berada di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, pada bulan Ramadhan tahun ini Pabrik semen tersebut menyalurkan 9.250 paket Sembako di wilayah Tuban.

Penyerahan secara simbolis sebanyak 1.000 paket Sembako tersebut diserahkan oleh Ikatan Istri Karyawan Semen Indonesi (IIKSMI) kepada Bupati Tuban yang berlangsung di Pendopo Krido Manunggal, Kota Tuban, Kamis (03/07/2014).

Sebanyak seribu paket sembako tersebut akan dibagikan kepada warga masyarakat Tuban bersama dengan Kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukan Pemkab Tuban. Selain itu ibu-ibu dari IIKSMI juga mengikuti kegiatan Safari Ramadhan bersama dengan jajaran Pemkab Tuban.

Menurut Harry Soebagyo, Kepala Biro Humas dan CSR PT Semen Indonesia Tbk menyatakan bahwa paket sembako yang disalurkan perusahaan tersebut untuk warga masyarakat yang ada di Kabupaten Tuban. Termasuk juga untuk warga yang tinggal sekitar pabrik.

"Total semua 9.250 paket sembako. Ini termasuk paket sembako yang akan kita salurkan kepada warga 26 desa yang ada di Tuban," terang Harry Soebagyo, saat mengikuti penyerahan paket sembako ke Pemkab Tuban itu.

Dalam setiap paketnya sembako yang dibagikan perusahaan semen milik negara tersebut berupa berisikan lima kilogram beras, satu kilo minyak goreng, satu kilo gula pasir, dan satu kaleng susu.

"Kalau total secara keseluruhan dana sebesar 1,4 miliar rupiah. Dan nanti mendekati lebaran akan ada lagi paket sembako untuk warga sekitar pabrik, biar kita semua ikut merasakan keberadaan pabrik semen di Tuban ini," lanjut Harry.

Sementara itu, Noor Nahar Husain, selaku Wakil Bupati Tuban menyatakan bahwa, pada bulan Ramadahn tahun ini yang sudah menyerahkan bantuan paket sembako untuk warga melalui Pemkab baru PT Semen Indonesia. Tetapi biasa sejumlah perusahaan besar lain juga pasti membantu paket sembako untuk warga melalui pemkab Tuban.

"Yang pertama menyerahkan paket sembako ini baru Semen Indonesia. Biasa setiap tahun pada bulan puasa perusahaan-perusahaan besar lain juga ikut berpartisipasi," terang Noor Nahar Husain, saat akan melakukan Safari Ramadhan. [mut/kun]
Baca Selengkapnya...

16 Mantan Pelacur Dolly Asal Tuban Bebas HIV/AIDS

0 komentar

Berita Tuban - Sebanyak 16 orang Pekerja Seks Komersial (PSK) asal Kabupaten Tuban yang sebelumnya bekerja di lokalisasi Dolly Surabaya telah dipulangkan ke rumah masing-masing desa asalnya, Kamis (03/07/2014).

Sebelum dipulangkan ke masing-masing rumahnya, para mamtan PSK tersebut telah terlebih dahulu dilakukan tes kesehatannya. Mereka belasan orang mantan PSK itu dinyatakan sehat dan tidak ada yang terjangkit virus HIV/AIDS.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Saiful Hadi, selaku Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tuban, ia menyatakan pemeriksaan terhadap 16 orang mantan PSK asal Tuban tersebut dilakukan sejak mereka telah dijemput dari Surabaya.

"Seluruhnya dari hasil pemeriksaan kita nyatakan aman dari penyakit menular. Kita masih melakukan pengawasan untuk mengetahui perkembangan kesehatannya," terang Saiful Hadi, Kepala Dinkes Tuban.

Dengan tidak adanya mantan PSK Dolly yang telah pulang kampung tersebut yang terjangkit penyakit menular tersebut tentunya tidak akan menimbulkan permasalahan di kalangan masyarakat. Sehingga mereka bisa diterima baik di kalangan masyarakat Tuban.

"Setelah diperiksa kok hasilnya negatif, ini tentunya sudah tidak ada masalah lagi. Kecuali mereka beroperasi lagi dan akhirnya baru tertular. Makanya kita masih melakukan pengawasan," lanjut Saiful Hadi.

Sementara itu, Nur Janah, selaku Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Tuban menyatakan pihaknya akan kembali melakukan pemanggilan terhadap 16 mantan PSK Dolly yang telah pulang kampung di Tuban ini untuk dilakukan pembinaan.

"Kami belum memanggil mereka, namun secepatnya kita akan melakukan pemanggilan. Kami masih melakukan pendataan, apa minat bakat mereka. Baru nanti kita berikan pelatihan," jelas Nur Janah.

Dengan pelatihan berdasarkan minat bakat dari para PSK Dolly asal Kabupaten Tuban tersebut diharapkan mampu mencegah mereka menjalani profesinya sebagai PSK. Mereka diharapkan kembali hidup dengan melakukan usaha yang dimintai di tengah-tengah masyarakat.[mut/ted]
Baca Selengkapnya...

Karyawan Multindo Auto Finance Tuban Curi BPKB Mobil

0 komentar

Berita Tuban - Petugas kepolisian jajaran Sat Reskrim Polres Tuban berhasil mengungkap kasus pencurian di kantor PT Multindo Auto Finance yang berada di jalan Letda Sucipto, no 18 Kelurahan Perbon, Kecamatan Kota Tuban yang terjadi bulan kemarin, Rabu (02/07/2014).

Dalam kasus pencurian di kantor Finance tersebut ternyata dilakukan oleh karyawannya sendiri yang baru bekerja kurang dari satu bulan. Pelaku berhasil membawa kabur sebanyak 12 BPKB Mobil, 15 lembar cek uang, dan uang tunai yang disimpah di dalam brangkas.

Pelaku diketahui bernama Muhammad Ihsan (25), warga Kelurahan Maedekaya, Kabupaten Makasar, Sulawesi Selatan. Ihsan sengaja masuk bekerja di Finance tersebut untuk memuluska aksinya melakukan pencurian barang-barang yang ada di dalam finance.

"Pencuriannya dilakukan oleh pelaku pada malam hari, saat itu pelaku masih di kantor sendirian. Kemudian baru diketahui oleh korban pada pagi harinya saat korban akan melakukan pengecekan uang dan ternyata laci dalam kondisi rusak," terang Kompol Ali Mahfud, Waka Polres Tuban.

Mendapatkan laporan tersebut petugas langsung melakukan olah TKP di dalam kantor tersebut. Dan hasilnya diketahui bahwa pelaku pencurian adalah Ihsan, sehingga petugas langsung melakukan pengejaran.

"Waktu pagi dilakukan pengecekan di kamar kosnya pelaku sudah tidak ada. Sehingga petugas langsung melakukan pelacakan pelaku melalui nomer ponsel pelaku," lanjut Waka Polres.

Apesnya dalam pelarian itu pelaku kebingungan, pasalnya barang-barang yang dicuri tersebut berupa cek dan BPKB mobil. Sehingga pelaku menelpon salah satu karyawan untuk meminta tebusan sebesar Rp 75 juta atas barang yang dicuri itu.

"Anggota yang mengetahui lokasi pelaku langsung berangkat melakukan pengejaran. Dan Ihsam ini berhasil ditangkap di Pemalang, Jawa Tengah dengan barang buktinya," ungkap Waka Polres yang baru menjabat di Polres Tuban itu.

Dari penangkapan Ihsan petugas mengamankan barang bukti berupa 12 BPKB mobil, 15 cek dengan nomimal ratusan juga rupiah, kamera, laptop dan juga sepeda motor dengan total kerugian sekitar Rp 1,5 miliar. Kini pelaku sudah ditahan di Polres Tuban untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. [mut/but]
Baca Selengkapnya...

Polisi Sukolilo Bancar Tuban Tewas Terlindas Truck

0 komentar

Berita Tuban - Nasip tragis dialami oleh Rukimin (50), seorang warga yang menjadi pengatur jalan atau polisi cepek, asal Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. 

Ia tewas tertimpa bak gandengan truk bermuatan pakan ternak yang terguling hingga tubuhnya hancur saat mengatur penyeberangan jalan di jalur pantura Tuban-Semarang, KM 45 Desa Bulu, Kecamatan Bancar, Tuban, Selasa (01/07/2014).

Dari informasi yang dihimpun wartawa, kejadian kecelakaan maut tersebut berawal saat korban sedang mengatur penyeberangan kendaraan di simpang tiga Bulu menuju Kecamatan Jatirogo, Kabupaten Tuban. Saat itu ia berdiri di tengah-tengah pertigaan tersebut setelah menyeberangkan kendaraan.

"Dia waktu itu telah menyeberangkan kendaraan yang dari arah Jatirogo dan posisinya masih berdiri di tengah pertigaan. Biasa dipertigaan sini juga banyak orang, tapi untungnya tadi sepi," ujar Wandi, salah satu warga di lokasi kejadian.

Apesnya saat masih berdiri di tengah jalan itu dan menunggu kendaraan lewat, ada kendaraan truk gandeng nopol P 8699 UQ yang berjalan dari arah timur. Truk tersebut diduga melakukan pengiriman mendadak dan membuat gandengan terlepas kemudian terguling.

"Pas terguling itu langsung menimpa tubuh korban hingga hancur, karena gandengan truk itu bermuatan penuh. Jadi tubuh korban sudah tidak bisa dikenali lagi," lanjutnya.

Setelah menimpa tubuh korban, bak gandengan truk yang bermuatan paakan ternak tersebut langsung tergelincir. Sehingga gandengan truk keluar dari jalan raya hingga melewati tubuh korban yang sudah hancur tersebut.

"Truknya masih terus jalan tadinya, kemungkinan tidak tahu kalau gandengannya lepas. Baru berhenti setelah diberi kejar warga," ujar Tari, salah satu saksi mata.

Petugas kepolisian yang datang dilokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut itu untuk mengetahui penyebab pasti dari terguling truk gandeng yang menimpa Polisi Cepek itu.

Jenazah korban langsung dievakuasi dari lokasi kejadian untuk dibawa ke kamar jenazah RSUD Tuban. Petugas unit Laka Sat Lantas Polres Tuban masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu dengan memeriksa sejumlah saksi mata dan juga pengemudi dari truk gandeng tersebut.[mut/ted]
Baca Selengkapnya...
 
Berita Tuban © 2014 ceaster.com & Ceaster Web. Supported by Ceaster Corp

Portal Berita Online Kabupaten Tuban Jawa Timur 2014